Modul Al. Quran
| 18 | Al Kahfi | الكه٠|
|---|---|---|
|
الْØÙŽÙ…ْد٠لÙلَّه٠الَّذÙÙŠ أَنزَلَ عَلَى عَبْدÙÙ‡Ù Ø§Ù„Ù’ÙƒÙØªÙŽØ§Ø¨ÙŽ ÙˆÙŽÙ„ÙŽÙ…Ù’ يَجْعَل لَّه٠عÙوَجَا
1. Segala puji bagi Allah yang telah menurunkan kepada hamba-Nya Al Kitab (Al-Qur'an) dan Dia tidak mengadakan kebengkokan [871] di dalamnya; [871] tidak ada dalam Al-Qur'an itu ma'na-ma'na yang berlawananan dan tak ada penyimpangan dari kebenaran. |
||
|
قَيّÙماً لّÙÙŠÙÙ†Ø°ÙØ±ÙŽ Ø¨ÙŽØ£Ù’Ø³Ø§Ù‹ شَدÙيداً Ù…ÙÙ† لَّدÙÙ†Ù’Ù‡Ù ÙˆÙŽÙŠÙØ¨ÙŽØ´Ù‘ÙØ±ÙŽ Ø§Ù„Ù’Ù…ÙØ¤Ù’Ù…ÙÙ†Ùينَ الَّذÙينَ
يَعْمَلÙونَ Ø§Ù„ØµÙ‘ÙŽØ§Ù„ÙØÙŽØ§ØªÙ Ø£ÙŽÙ†Ù‘ÙŽ Ù„ÙŽÙ‡Ùمْ أَجْراً ØÙŽØ³ÙŽÙ†Ø§Ù‹
2. sebagai bimbingan yang lurus, untuk memperingatkan siksaan yang sangat pedih dari sisi Allah dan memberi berita gembira kepada orang-orang yang beriman, yang mengerjakan amal saleh, bahwa mereka akan mendapat pembalasan yang baik, |
||
|
Ù…ÙŽØ§ÙƒÙØ«Ùينَ
ÙÙيه٠أَبَداً
3. mereka kekal di dalamnya untuk selama-lamanya. |
||
|
ÙˆÙŽÙŠÙÙ†Ø°ÙØ±ÙŽ Ø§Ù„Ù‘ÙŽØ°Ùينَ قَالÙوا اتَّخَذَ اللَّه٠وَلَداً
4. Dan untuk memperingatkan kepada orang-orang yang berkata: â€Allah mengambil seorang anak.†|
||
|
مَّا Ù„ÙŽÙ‡ÙÙ… بÙÙ‡Ù Ù…Ùنْ عÙلْم٠وَلَا Ù„ÙØ¢Ø¨ÙŽØ§Ø¦ÙÙ‡Ùمْ ÙƒÙŽØ¨ÙØ±ÙŽØªÙ’ ÙƒÙŽÙ„Ùمَةً ØªÙŽØ®Ù’Ø±ÙØ¬Ù Ù…Ùنْ
Ø£ÙŽÙْوَاهÙÙ‡Ùمْ Ø¥ÙÙ† ÙŠÙŽÙ‚ÙولÙونَ Ø¥Ùلَّا ÙƒÙŽØ°ÙØ¨Ø§Ù‹
5. Mereka sekali-kali tidak mempunyai pengetahuan tentang hal itu, begitu pula nenek moyang mereka. Alangkah buruknya kata-kata yang keluar dari mulut mereka; mereka tidak mengatakan (sesuatu) kecuali dusta. |
||
|
Ùَلَعَلَّكَ Ø¨ÙŽØ§Ø®ÙØ¹ÙŒ نَّÙْسَكَ
عَلَى آثَارÙÙ‡Ùمْ Ø¥ÙÙ† لَّمْ ÙŠÙØ¤Ù’Ù…ÙÙ†Ùوا بÙهَذَا الْØÙŽØ¯ÙÙŠØ«Ù Ø£ÙŽØ³ÙŽÙØ§Ù‹
6. Maka (apakah) barangkali kamu akan membunuh dirimu karena bersedih hati setelah mereka berpaling, sekiranya mereka tidak beriman kepada keterangan ini (Al-Qur'an). |
||
|
Ø¥Ùنَّا
جَعَلْنَا مَا عَلَى الْأَرْض٠زÙينَةً لَّهَا Ù„ÙنَبْلÙÙˆÙŽÙ‡Ùمْ أَيّÙÙ‡Ùمْ Ø£ÙŽØÙ’سَن٠عَمَلاً
7. Sesungguhnya Kami telah menjadikan apa yang di bumi sebagai perhiasan baginya, agar Kami menguji mereka siapakah di antara mereka yang terbaik perbuatannya. |
||
|
ÙˆÙŽØ¥Ùنَّا لَجَاعÙÙ„Ùونَ مَا عَلَيْهَا صَعÙيداً Ø¬ÙØ±Ùزاً
8. Dan sesungguhnya Kami benar-benar akan menjadikan (pula) apa yang di atasnya menjadi tanah rata lagi tandus. |
||
|
أَمْ ØÙŽØ³Ùبْتَ
أَنَّ أَصْØÙŽØ§Ø¨ÙŽ Ø§Ù„Ù’ÙƒÙŽÙ‡Ù’Ù٠وَالرَّقÙيم٠كَانÙوا Ù…Ùنْ آيَاتÙنَا عَجَباً
9. Atau kamu mengira bahwa orang-orang yang mendiami gua dan (yang mempunyai) raqim [872] itu, mereka termasuk tanda-tanda kekuasaan Kami yang mengherankan? [872] Raqim: sebagian ahli tafsir mengartikan nama anjing dan sebagian yang lain mengartikan batu bersurat. |
||
|
Ø¥ÙØ°Ù’ Ø£ÙŽÙˆÙŽÙ‰ الْÙÙØªÙ’يَة٠إÙÙ„ÙŽÙ‰ الْكَهْÙÙ ÙَقَالÙوا رَبَّنَا آتÙنَا Ù…ÙÙ† لَّدÙنكَ رَØÙ’مَةً
ÙˆÙŽÙ‡ÙŽÙŠÙ‘ÙØ¦Ù’ لَنَا Ù…Ùنْ أَمْرÙنَا رَشَداً
10. (Ingatlah) tatkala para pemuda itu mencari tempat berlindung ke dalam gua, lalu mereka berdo'a: â€Wahai Tuhan kami, berikanlah rahmat kepada kami dari sisi-Mu dan sempurnakanlah bagi kami petunjuk yang lurus dalam urusan kami (ini).†|
||
|
Ùَضَرَبْنَا عَلَى آذَانÙÙ‡Ùمْ
ÙÙÙŠ الْكَهْÙ٠سÙÙ†Ùينَ عَدَداً
11. Maka Kami tutup telinga mereka beberapa tahun dalam gua itu [873], [873] Maksudnya: Allah menidurkan mereka selama 309 tahun qamariah dalam gua itu (lihat ayat 25 ini) sehingga mereka tak dapat dibangunkan oleh suara apapun. |
||
|
Ø«Ùمَّ بَعَثْنَاهÙمْ Ù„Ùنَعْلَمَ أَيّ٠الْØÙزْبَيْنÙ
Ø£ÙŽØÙ’صَى Ù„Ùمَا Ù„ÙŽØ¨ÙØ«Ùوا أَمَداً
12. Kemudian Kami bangunkan mereka, agar Kami mengetahui manakah di antara kedua golongan itu [874] yang lebih tepat dalam menghitung berapa lama mereka tinggal (dalam gua itu). [874] Kedua golongan itu ialah pemuda-pemuda itu sendiri yang berselisih tentang berapa lamanya mereka tinggal dalam gua itu. |
||
|
Ù†ÙŽØÙ’Ù†Ù Ù†ÙŽÙ‚ÙØµÙ‘٠عَلَيْكَ نَبَأَهÙÙ… Ø¨ÙØ§Ù„Ù’ØÙŽÙ‚Ù‘Ù
Ø¥ÙنَّهÙمْ ÙÙØªÙ’يَةٌ آمَنÙوا Ø¨ÙØ±ÙŽØ¨Ù‘ÙÙ‡Ùمْ ÙˆÙŽØ²ÙØ¯Ù’نَاهÙمْ Ù‡ÙØ¯Ù‹Ù‰
13. Kami kisahkan kepadamu (Muhammad) cerita ini dengan benar. Sesungguhnya mereka adalah pemuda-pemuda yang beriman kepada Tuhan mereka, dan Kami tambah pula untuk mereka petunjuk. |
||
|
وَرَبَطْنَا
عَلَى Ù‚ÙÙ„ÙوبÙÙ‡Ùمْ Ø¥ÙØ°Ù’ قَامÙوا ÙَقَالÙوا رَبّÙنَا رَبّ٠السَّمَاوَات٠وَالْأَرْضÙ
Ù„ÙŽÙ† نَّدْعÙÙˆÙŽ Ù…ÙÙ† دÙونÙه٠إÙلَهاً لَقَدْ Ù‚Ùلْنَا Ø¥ÙØ°Ø§Ù‹ شَطَطاً
14. Dan Kami meneguhkan hati mereka diwaktu mereka berdiri [875], lalu mereka pun berkata, â€Tuhan kami adalah Tuhan seluruh langit dan bumi; kami sekali-kali tidak menyeru Tuhan selain Dia, sesungguhnya kami kalau demikian telah mengucapkan perkataan yang amat jauh dari kebenaranâ€. [875] Maksudnya: berdiri di hadapan raja Dikyanus (Decius) yang zalim dan menyombongkan diri. |
||
|
هَؤÙلَاء
قَوْمÙنَا اتَّخَذÙوا Ù…ÙÙ† دÙونÙه٠آلÙهَةً لَّوْلَا يَأْتÙونَ عَلَيْهÙÙ…
Ø¨ÙØ³Ùلْطَان٠بَيّÙÙ†Ù Ùَمَنْ أَظْلَم٠مÙمَّن٠اÙْتَرَى عَلَى Ø§Ù„Ù„Ù‘ÙŽÙ‡Ù ÙƒÙŽØ°ÙØ¨Ø§Ù‹
15. Kaum kami ini telah menjadikan selain Dia sebagai tuhan-tuhan (untuk disembah). Mengapa mereka tidak mengemukakan alasan yang terang (tentang kepercayaan mereka)? Siapakah yang lebih zalim daripada orang-orang yang mengada-adakan kebohongan terhadap Allah? |
||
|
ÙˆÙŽØ¥ÙØ°Ù اعْتَزَلْتÙÙ…ÙوهÙمْ وَمَا ÙŠÙŽØ¹Ù’Ø¨ÙØ¯Ùونَ Ø¥Ùلَّا اللَّهَ ÙَأْوÙوا Ø¥ÙÙ„ÙŽÙ‰ الْكَهْÙÙ
ÙŠÙŽÙ†Ø´ÙØ±Ù’ Ù„ÙŽÙƒÙمْ رَبّÙÙƒÙÙ… مّÙÙ† رَّØÙ…ته ويÙÙ‡ÙŽÙŠÙ‘ÙØ¦Ù’ Ù„ÙŽÙƒÙÙ… مّÙنْ أَمْرÙÙƒÙÙ… Ù…Ù‘ÙØ±Ù’Ùَقاً
16. Dan apabila kamu meninggalkan mereka dan apa yang mereka sembah selain Allah, maka carilah tempat berlindung ke dalam gua itu, niscaya Tuhanmu akan melimpahkan sebagian rahmat-Nya kepadamu dan menyediakan sesuatu yang berguna bagimu dalam urusan kamu [876]. [876] Perkataan ini terjadi antara mereka sendiri yang timbulnya karena ilham dari Allah. |
||
|
وَتَرَى الشَّمْسَ Ø¥ÙØ°ÙŽØ§ طَلَعَت تَّزَاوَر٠عَن كَهْÙÙÙ‡Ùمْ ذَاتَ
الْيَمÙÙŠÙ†Ù ÙˆÙŽØ¥ÙØ°ÙŽØ§ غَرَبَت ØªÙ‘ÙŽÙ‚Ù’Ø±ÙØ¶ÙÙ‡Ùمْ ذَاتَ الشّÙمَال٠وَهÙمْ ÙÙÙŠ ÙَجْوَةÙ
مّÙنْه٠ذَلÙÙƒÙŽ Ù…Ùنْ آيَات٠اللَّه٠مَن يَهْد٠اللَّه٠ÙÙŽÙ‡ÙÙˆÙŽ الْمÙهْتَد٠وَمَن
ÙŠÙØ¶Ù’Ù„Ùلْ ÙÙŽÙ„ÙŽÙ† ØªÙŽØ¬ÙØ¯ÙŽ Ù„ÙŽÙ‡Ù ÙˆÙŽÙ„Ùيّاً Ù…Ù‘ÙØ±Ù’Ø´ÙØ¯Ø§Ù‹
17. Dan kamu akan melihat matahari ketika terbit, condong dari gua mereka ke sebelah kanan, dan bila matahari terbenam menjauhi mereka ke sebelah kiri sedang mereka berada dalam tempat yang luas dalam gua itu. Itu adalah sebagian dari tanda-tanda (kebesaran) Allah. Barangsiapa yang diberi petunjuk oleh Allah, maka dialah yang mendapat petunjuk; dan barangsiapa yang disesatkan-Nya, maka kamu tidak akan mendapatkan seorang pemimpinpun yang dapat memberi petunjuk kepadanya. |
||
|
وَتَØÙ’سَبÙÙ‡Ùمْ أَيْقَاظاً
ÙˆÙŽÙ‡Ùمْ رÙÙ‚Ùودٌ ÙˆÙŽÙ†ÙÙ‚ÙŽÙ„Ù‘ÙØ¨ÙÙ‡Ùمْ ذَاتَ الْيَمÙين٠وَذَاتَ الشّÙمَال٠وَكَلْبÙÙ‡ÙÙ…
Ø¨ÙŽØ§Ø³ÙØ·ÙŒ Ø°ÙØ±ÙŽØ§Ø¹ÙŽÙŠÙ’Ù‡Ù Ø¨ÙØ§Ù„ْوَصÙيد٠لَو٠اطَّلَعْتَ عَلَيْهÙمْ لَوَلَّيْتَ Ù…ÙنْهÙمْ
ÙÙØ±ÙŽØ§Ø±Ø§Ù‹ ÙˆÙŽÙ„ÙŽÙ…ÙÙ„ÙØ¦Ù’تَ Ù…ÙنْهÙمْ Ø±ÙØ¹Ù’باً
18. Dan kamu mengira mereka itu bangun, padahal mereka tidur; Dan kami balik-balikkan mereka ke kanan dan ke kiri, sedang anjing mereka mengunjurkan kedua lengannya di muka pintu gua. Dan jika kamu menyaksikan mereka tentulah kamu akan berpaling dari mereka dengan melarikan diri dan tentulah (hati) kamu akan dipenuhi oleh ketakutan terhadap mereka. |
||
|
وَكَذَلÙÙƒÙŽ بَعَثْنَاهÙمْ
Ù„ÙيَتَسَاءلÙوا بَيْنَهÙمْ قَالَ قَائÙÙ„ÙŒ مّÙنْهÙمْ كَمْ Ù„ÙŽØ¨ÙØ«Ù’تÙمْ قَالÙوا Ù„ÙŽØ¨ÙØ«Ù’نَا
يَوْماً أَوْ بَعْضَ يَوْم٠قَالÙوا رَبّÙÙƒÙمْ أَعْلَم٠بÙمَا Ù„ÙŽØ¨ÙØ«Ù’تÙمْ ÙَابْعَثÙوا
Ø£ÙŽØÙŽØ¯ÙŽÙƒÙÙ… بÙوَرÙÙ‚ÙÙƒÙمْ هَذÙه٠إÙÙ„ÙŽÙ‰ الْمَدÙينَة٠ÙÙŽÙ„Ù’ÙŠÙŽÙ†Ø¸ÙØ±Ù’ أَيّÙهَا أَزْكَى
طَعَاماً ÙَلْيَأْتÙÙƒÙÙ… Ø¨ÙØ±Ùزْق٠مّÙنْه٠وَلْيَتَلَطَّÙÙ’ وَلَا ÙŠÙØ´Ù’Ø¹ÙØ±ÙŽÙ†Ù‘ÙŽ
بÙÙƒÙمْ Ø£ÙŽØÙŽØ¯Ø§Ù‹
19. Dan demikianlah Kami bangunkan mereka agar mereka saling bertanya di antara mereka sendiri. Berkatalah salah seorang di antara mereka: Sudah berapa lamakah kamu berada (disini?)â€. Mereka menjawab: â€Kita berada (disini) sehari atau setengah hariâ€. Berkata (yang lain lagi): â€Tuhan kamu lebih mengetahui berapa lamanya kamu berada (di sini). Maka suruhlah salah seorang di antara kamu untuk pergi ke kota dengan membawa uang perakmu ini, dan hendaklah dia lihat manakah makanan yang lebih baik, maka hendaklah ia membawa makanan itu untukmu, dan hendaklah ia berlaku lemah-lembut dan janganlah sekali-kali menceritakan halmu kepada seorangpun. |
||
|
Ø¥ÙنَّهÙمْ Ø¥ÙÙ† يَظْهَرÙوا عَلَيْكÙمْ يَرْجÙÙ…ÙوكÙمْ
أَوْ ÙŠÙØ¹ÙيدÙوكÙمْ ÙÙÙŠ Ù…ÙلَّتÙÙ‡Ùمْ ÙˆÙŽÙ„ÙŽÙ† تÙÙÙ’Ù„ÙØÙوا Ø¥ÙØ°Ø§Ù‹ أَبَداً
20. Sesungguhnya jika mereka dapat mengetahui tempatmu, niscaya mereka akan melempar kamu dengan batu, atau memaksamu kembali kepada agama mereka, dan jika demikian niscaya kamu tidak akan beruntung selama lamanyaâ€. |
||
|
وَكَذَلÙÙƒÙŽ أَعْثَرْنَا عَلَيْهÙمْ Ù„ÙيَعْلَمÙوا أَنَّ وَعْدَ اللَّه٠ØÙŽÙ‚Ù‘ÙŒ وَأَنَّ
السَّاعَةَ لَا رَيْبَ ÙÙيهَا Ø¥ÙØ°Ù’ يَتَنَازَعÙونَ بَيْنَهÙمْ أَمْرَهÙمْ ÙَقَالÙوا
ابْنÙوا عَلَيْهÙÙ… بÙنْيَاناً رَّبّÙÙ‡Ùمْ أَعْلَم٠بÙÙ‡Ùمْ قَالَ الَّذÙينَ غَلَبÙوا عَلَى
أَمْرÙÙ‡Ùمْ Ù„ÙŽÙ†ÙŽØªÙ‘ÙŽØ®ÙØ°ÙŽÙ†Ù‘ÙŽ عَلَيْهÙÙ… Ù…Ù‘ÙŽØ³Ù’Ø¬ÙØ¯Ø§Ù‹
21. Dan demikian (pula) Kami mempertemukan (manusia) dengan mereka, agar manusia itu mengetahui, bahwa janji Allah itu benar, dan bahwa kedatangan hari kiamat tidak ada keraguan padanya. Ketika orang- orang itu berselisih tentang urusan mereka [877], orang-orang itu berkata: â€Dirikan sebuah bangunan di atas (gua) mereka, Tuhan mereka lebih mengetahui tentang merekaâ€. Orang-orang yang berkuasa atas urusan mereka berkata: â€Sesungguhnya kami akan mendirikan sebuah rumah peribadatan di atasnyaâ€. [877] Yang mereka perselisihkan itu tentang hari kiamat: apakah itu akan terjadi atau tidak dan apakah pembangkitan pada hari kiamat dengan jasad atau roh ataukah dengan roh saja. Maka Allah mempertemukan mereka dengan pemuda-pemuda dalam cerita ini untuk menjelaskan bahwa hari kiamat itu pasti datang dan pembangkitan itu adalah dengan tubuh dan jiwa. |
||
|
سَيَقÙولÙونَ ثَلَاثَةٌ
Ø±Ù‘ÙŽØ§Ø¨ÙØ¹ÙÙ‡Ùمْ كَلْبÙÙ‡Ùمْ ÙˆÙŽÙŠÙŽÙ‚ÙولÙونَ خَمْسَةٌ Ø³ÙŽØ§Ø¯ÙØ³ÙÙ‡Ùمْ كَلْبÙÙ‡Ùمْ رَجْماً
Ø¨ÙØ§Ù„ْغَيْب٠وَيَقÙولÙونَ سَبْعَةٌ وَثَامÙÙ†ÙÙ‡Ùمْ كَلْبÙÙ‡Ùمْ Ù‚ÙÙ„ رَّبّÙÙŠ أَعْلَمÙ
Ø¨ÙØ¹ÙدَّتÙÙ‡ÙÙ… مَّا يَعْلَمÙÙ‡Ùمْ Ø¥Ùلَّا Ù‚ÙŽÙ„Ùيلٌ Ùَلَا تÙمَار٠ÙÙيهÙمْ Ø¥Ùلَّا Ù…ÙØ±ÙŽØ§Ø¡ Ø¸ÙŽØ§Ù‡ÙØ±Ø§Ù‹
وَلَا تَسْتَÙْت٠ÙÙيهÙÙ… مّÙنْهÙمْ Ø£ÙŽØÙŽØ¯Ø§Ù‹
22. Nanti (ada orang yang akan) mengatakan [878] (jumlah mereka) adalah tiga orang yang keempat adalah anjingnya, dan (yang lain) mengatakan: â€(jumlah mereka) adalah lima orang yang keenam adalah anjing nyaâ€, sebagai terkaan terhadap barang yang gaib; dan (yang lain lagi) mengatakan: â€(jumlah mereka) tujuh orang, yang ke delapan adalah anjingnyaâ€. Katakanlah: â€Tuhanku lebih mengetahui jumlah mereka; tidak ada orang yang mengetahui (bilangan) mereka kecuali sedikitâ€. Karena itu janganlah kamu (Muhammad) bertengkar tentang hal mereka, kecuali per- tengkaran lahir saja dan jangan kamu menanyakan tentang mereka (pemuda- pemuda itu) kepada seorangpun di antara mereka. [878] Yang dimaksud dengan â€orang yang akan mengatakan†ini ialah orang- orang ahli kitab dan lain-lainnya pada zaman Nabi Muhammad s.a.w. |
||
|
وَلَا تَقÙولَنَّ Ù„ÙØ´ÙŽÙŠÙ’Ø¡Ù
Ø¥ÙنّÙÙŠ ÙَاعÙÙ„ÙŒ ذَلÙÙƒÙŽ غَداً
23. Dan jangan sekali-kali kamu mengatakan tentang sesuatu: â€Sesungguhnya aku akan mengerjakan ini besok pagi, |
||
|
Ø¥Ùلَّا Ø£ÙŽÙ† يَشَاءَ Ø§Ù„Ù„Ù‘ÙŽÙ‡Ù ÙˆÙŽØ§Ø°Ù’ÙƒÙØ± رَّبَّكَ
Ø¥ÙØ°ÙŽØ§ نَسÙيتَ ÙˆÙŽÙ‚Ùلْ عَسَى Ø£ÙŽÙ† يَهْدÙيَن٠رَبّÙÙŠ Ù„ÙØ£ÙŽÙ‚ْرَبَ Ù…Ùنْ هَذَا رَشَداً
24. kecuali (dengan menyebut): â€Insya Allah†[879]. Dan ingatlah kepada Tuhanmu jika kamu lupa dan katakanlah: â€Mudah-mudahan Tuhanku akan memberiku petunjuk kepada yang lebih dekat kebenarannya dari pada iniâ€. [879] Menurut riwayat, ada beberapa orang Quraisy bertanya kepada Nabi Muhammad s.a.w. tentang roh, kisah ashhabul kahfi (penghuni gua) dan kisah Dzulqarnain lalu beliau menjawab, datanglah besok pagi kepadaku agar aku ceritakan. Dan beliau tidak mengucapkan â€insya Allah†(artinya jika Allah menghendaki). Tapi kiranya sampai besok harinya wahyu terlambat datang untuk menceritakan hal-hal tersebut dan Nabi tidak dapat menjawabnya. Maka turunlah ayat 23-24 di atas, sebagai pelajaran kepada Nabi; Allah mengingatkan pula bilamana Nabi lupa menyebut â€Insya Allah†haruslah segera menyebutkannya kemudian. |
||
|
ÙˆÙŽÙ„ÙŽØ¨ÙØ«Ùوا ÙÙÙŠ كَهْÙÙÙ‡Ùمْ ثَلَاثَ Ù…ÙØ¦ÙŽØ©Ù سÙÙ†Ùينَ وَازْدَادÙوا ØªÙØ³Ù’عاً
25. Dan mereka tinggal dalam gua mereka tiga ratus tahun dan ditambah sem- bilan tahun (lagi). |
||
|
Ù‚Ùل٠اللَّه٠أَعْلَم٠بÙمَا Ù„ÙŽØ¨ÙØ«Ùوا لَه٠غَيْب٠السَّمَاوَات٠وَالْأَرْضÙ
Ø£ÙŽØ¨Ù’ØµÙØ±Ù’ بÙÙ‡Ù ÙˆÙŽØ£ÙŽØ³Ù’Ù…ÙØ¹Ù’ مَا Ù„ÙŽÙ‡ÙÙ… مّÙÙ† دÙونÙÙ‡Ù Ù…ÙÙ† ÙˆÙŽÙ„Ùيّ٠وَلَا ÙŠÙØ´Ù’رÙÙƒÙ
ÙÙÙŠ ØÙكْمÙه٠أَØÙŽØ¯Ø§Ù‹
26. Katakanlah: â€Allah lebih mengetahui berapa lamanya mereka tinggal (di gua); kepunyaan-Nya-lah semua yang tersembunyi di langit dan di bumi. Alangkah terang penglihatan-Nya dan alangkah tajam pendengaran-Nya; tak ada seorang pelindungpun bagi mereka selain dari pada-Nya; dan Dia tidak mengambil seorangpun menjadi sekutu-Nya dalam menetapkan keputusanâ€. |
||
|
وَاتْل٠مَا Ø£ÙÙˆØÙÙŠÙŽ Ø¥Ùلَيْكَ Ù…ÙÙ† ÙƒÙØªÙŽØ§Ø¨Ù
رَبّÙÙƒÙŽ لَا Ù…ÙØ¨ÙŽØ¯Ù‘ÙÙ„ÙŽ Ù„ÙÙƒÙŽÙ„ÙمَاتÙÙ‡Ù ÙˆÙŽÙ„ÙŽÙ† ØªÙŽØ¬ÙØ¯ÙŽ Ù…ÙÙ† دÙونÙÙ‡Ù Ù…ÙلْتَØÙŽØ¯Ø§Ù‹
27. Dan bacakanlah apa yang diwahyukan kepadamu, yaitu kitab Tuhanmu (Al Qur'an). Tidak ada (seorangpun) yang dapat merobah kalimat-kalimat-Nya. Dan kamu tidak akan dapat menemukan tempat berlindung selain dari pada- Nya. |
||
|
ÙˆÙŽØ§ØµÙ’Ø¨ÙØ±Ù’ Ù†ÙŽÙْسَكَ مَعَ الَّذÙينَ يَدْعÙونَ رَبَّهÙÙ… Ø¨ÙØ§Ù„ْغَدَاة٠وَالْعَشÙيّÙ
ÙŠÙØ±ÙيدÙونَ وَجْهَه٠وَلَا تَعْد٠عَيْنَاكَ عَنْهÙمْ ØªÙØ±Ùيد٠زÙينَةَ الْØÙŽÙŠÙŽØ§Ø©Ù
الدّÙنْيَا وَلَا ØªÙØ·Ùعْ مَنْ أَغْÙَلْنَا قَلْبَه٠عَن ذÙكْرÙنَا وَاتَّبَعَ هَوَاه٠وَكَانَ
أَمْرÙÙ‡Ù ÙÙØ±Ùطاً
28. Dan bersabarlah kamu bersama-sama dengan orang-orang yang menyeru Tuhannya di pagi dan senja hari dengan mengharap keridhaan-Nya; dan janganlah kedua matamu berpaling dari mereka (karena) mengharapkan perhiasan dunia ini; dan janganlah kamu mengikuti orang yang hatinya telah Kami lalaikan dari mengingati Kami, serta menuruti hawa nafsunya dan adalah keadaannya itu melewati batas. |
||
|
ÙˆÙŽÙ‚Ùل٠الْØÙŽÙ‚Ù‘Ù Ù…ÙÙ† رَّبّÙÙƒÙمْ ÙÙŽÙ…ÙŽÙ† شَاء ÙÙŽÙ„Ù’ÙŠÙØ¤Ù’Ù…ÙÙ† ÙˆÙŽÙ…ÙŽÙ†
شَاء ÙَلْيَكْÙÙØ±Ù’ Ø¥Ùنَّا أَعْتَدْنَا Ù„ÙلظَّالÙÙ…Ùينَ نَاراً Ø£ÙŽØÙŽØ§Ø·ÙŽ Ø¨ÙÙ‡Ùمْ Ø³ÙØ±ÙŽØ§Ø¯ÙÙ‚Ùهَا
ÙˆÙŽØ¥ÙÙ† يَسْتَغÙيثÙوا ÙŠÙØºÙŽØ§Ø«Ùوا بÙمَاء كَالْمÙهْل٠يَشْوÙÙŠ Ø§Ù„Ù’ÙˆÙØ¬Ùوهَ Ø¨ÙØ¦Ù’سَ
الشَّرَاب٠وَسَاءتْ Ù…ÙØ±Ù’تَÙَقاً
29. Dan katakanlah: â€Kebenaran itu datangnya dari Tuhanmu; maka barangsiapa yang ingin (beriman) hendaklah ia beriman, dan barangsiapa yang ingin (kafir) biarlah ia kafirâ€. Sesungguhnya Kami telah sediakan bagi orang orang zalim itu neraka, yang gejolaknya mengepung mereka. Dan jika mereka meminta minum, niscaya mereka akan diberi minum dengan air seperti besi yang mendidih yang menghanguskan muka. Itulah minuman yang paling buruk dan tempat istirahat yang paling jelek. |
||
|
Ø¥Ùنَّ الَّذÙينَ آمَنÙوا وَعَمÙÙ„Ùوا
Ø§Ù„ØµÙ‘ÙŽØ§Ù„ÙØÙŽØ§ØªÙ Ø¥Ùنَّا لَا Ù†ÙØ¶Ùيع٠أَجْرَ مَنْ Ø£ÙŽØÙ’سَنَ عَمَلاً
30. Sesunggunya mereka yang beriman dan beramal saleh, tentulah Kami tidak akan menyia-nyiakan pahala orang-orang yang mengerjakan amalan(nya) dengan yang baik. |
||
|
Ø£ÙوْلَئÙÙƒÙŽ
Ù„ÙŽÙ‡Ùمْ جَنَّات٠عَدْن٠تَجْرÙÙŠ Ù…ÙÙ† تَØÙ’تÙÙ‡ÙÙ…Ù Ø§Ù„Ù’Ø£ÙŽÙ†Ù’Ù‡ÙŽØ§Ø±Ù ÙŠÙØÙŽÙ„Ù‘ÙŽÙˆÙ’Ù†ÙŽ ÙÙيهَا Ù…Ùنْ Ø£ÙŽØ³ÙŽØ§ÙˆÙØ±ÙŽ
Ù…ÙÙ† ذَهَب٠وَيَلْبَسÙونَ Ø«Ùيَاباً Ø®ÙØ¶Ù’راً مّÙÙ† سÙÙ†Ø¯ÙØ³Ù ÙˆÙŽØ¥ÙØ³Ù’ØªÙŽØ¨Ù’Ø±ÙŽÙ‚Ù Ù…Ù‘ÙØªÙ‘ÙŽÙƒÙØ¦Ùينَ
ÙÙيهَا عَلَى الْأَرَائÙÙƒÙ Ù†ÙØ¹Ù’Ù…ÙŽ الثَّوَاب٠وَØÙŽØ³Ùنَتْ Ù…ÙØ±Ù’تَÙَقاً
31. Mereka itulah (orang-orang yang) bagi mereka surga 'Adn, mengalir sungai- sungai di bawahnya; dalam surga itu mereka dihiasi dengan gelang mas dan mereka memakai pakaian hijau dari sutera halus dan sutera tebal, se- dang mereka duduk sambil bersandar di atas dipan-dipan yang indah. Itulah pahala yang sebaik-baiknya, dan tempat istirahat yang indah; |
||
|
ÙˆÙŽØ§Ø¶Ù’Ø±ÙØ¨Ù’
Ù„ÙŽÙ‡ÙÙ… مَّثَلاً رَّجÙلَيْن٠جَعَلْنَا Ù„ÙØ£ÙŽØÙŽØ¯ÙÙ‡Ùمَا جَنَّتَيْن٠مÙنْ أَعْنَاب٠وَØÙŽÙÙŽÙْنَاهÙمَا
بÙنَخْل٠وَجَعَلْنَا بَيْنَهÙمَا زَرْعاً
32. Dan berikanlah kepada mereka [880] sebuah perumpamaan dua orang laki-laki [881], Kami jadikan bagi seorang di antara keduanya (yang kafir) dua buah kebun anggur dan kami kelilingi kedua kebun itu dengan pohon-pohon korma dan di antara kedua kebun itu Kami buatkan ladang. [880] Yaitu: kepada orang-orang mu'min dan orang-orang kafir. [881] Yaitu: dua orang Yahudi yang seorang mu'min dan yang lain kafir. |
||
|
ÙƒÙلْتَا الْجَنَّتَيْن٠آتَتْ Ø£ÙÙƒÙلَهَا وَلَمْ
تَظْلÙمْ Ù…Ùنْه٠شَيْئاً ÙˆÙŽÙَجَّرْنَا Ø®ÙلَالَهÙمَا نَهَراً
33. Kedua buah kebun itu menghasilkan buahnya, dan kebun itu tiada kurang buahnya sedikitpun, dan Kami alirkan sungai di celah-celah kedua kebun itu, |
||
|
وَكَانَ لَه٠ثَمَرٌ Ùَقَالَ
Ù„ÙØµÙŽØ§ØÙبÙÙ‡Ù ÙˆÙŽÙ‡ÙÙˆÙŽ ÙŠÙØÙŽØ§ÙˆÙØ±Ùه٠أَنَا أَكْثَر٠مÙنكَ مَالاً وَأَعَزّ٠نَÙَراً
34. dan dia mempunyai kekayaan besar, maka ia berkata kepada kawannya (yang mu'min) ketika bercakap-cakap dengan dia: â€Hartaku lebih banyak dari pada hartamu dan pengikut-pengikutku lebih kuat†|
||
|
وَدَخَلَ جَنَّتَه٠وَهÙÙˆÙŽ ظَالÙÙ…ÙŒ لّÙÙ†ÙŽÙْسÙه٠قَالَ مَا أَظÙنّ٠أَن تَبÙيدَ هَذÙÙ‡Ù
أَبَداً
35. Dan dia memasuki kebunnya sedang dia zalim terhadap dirinya sendiri [882]; ia berkata: â€Aku kira kebun ini tidak akan binasa selama-lamanya, [882] yaitu: dengan keangkuhan dan kekafirannya. |
||
|
وَمَا أَظÙنّ٠السَّاعَةَ قَائÙمَةً وَلَئÙÙ† Ø±Ù‘ÙØ¯Ùدتّ٠إÙÙ„ÙŽÙ‰ رَبّÙÙŠ
Ù„ÙŽØ£ÙŽØ¬ÙØ¯ÙŽÙ†Ù‘ÙŽ خَيْراً مّÙنْهَا Ù…Ùنقَلَباً
36. dan aku tidak mengira hari kiamat itu akan datang, dan jika sekiranya aku kembalikan kepada Tuhanku, pasti aku akan mendapat tempat kembali yang lebih baik dari pada kebun-kebun ituâ€. |
||
|
قَالَ لَه٠صَاØÙبÙÙ‡Ù ÙˆÙŽÙ‡ÙÙˆÙŽ ÙŠÙØÙŽØ§ÙˆÙØ±ÙÙ‡Ù
Ø£ÙŽÙƒÙŽÙَرْتَ Ø¨ÙØ§Ù„َّذÙÙŠ خَلَقَكَ Ù…ÙÙ† ØªÙØ±ÙŽØ§Ø¨Ù Ø«Ùمَّ Ù…ÙÙ† Ù†Ù‘ÙØ·Ù’Ùَة٠ثÙمَّ سَوَّاكَ رَجÙلاً
37. Kawannya (yang mu'min) berkata kepadanya - sedang dia bercakap-cakap dengannya: â€Apakah kamu kafir kepada (Tuhan) yang menciptakan kamu dari tanah, kemudian dari setetes air mani, lalu Dia menjadikan kamu seorang laki-laki yang sempurna? |
||
|
لَّكÙنَّا Ù‡ÙÙˆÙŽ اللَّه٠رَبّÙÙŠ وَلَا Ø£ÙØ´Ù’رÙÙƒÙ Ø¨ÙØ±ÙŽØ¨Ù‘ÙÙŠ Ø£ÙŽØÙŽØ¯Ø§Ù‹
38. Tetapi aku (percaya bahwa): Dialah Allah, Tuhanku, dan aku tidak mem- persekutukan seorangpun dengan Tuhanku. |
||
|
وَلَوْلَا Ø¥ÙØ°Ù’
دَخَلْتَ جَنَّتَكَ Ù‚Ùلْتَ مَا شَاء اللَّه٠لَا Ù‚Ùوَّةَ Ø¥Ùلَّا Ø¨ÙØ§Ù„لَّه٠إÙÙ† ØªÙØ±ÙŽÙ†Ù أَنَا
أَقَلَّ Ù…Ùنكَ مَالاً وَوَلَداً
39. Dan mengapa kamu tidak mengatakan waktu kamu memasuki kebunmu â€MAASYAA ALLAH, LAA QUWWATA ILLAA BILLAH (sungguh atas kehendak Allah semua ini terwujud, tiada kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah). Sekiranya kamu anggap aku lebih sedikit darimu dalam hal harta dan keturunan, |
||
|
Ùَعَسَى رَبّÙÙŠ Ø£ÙŽÙ† ÙŠÙØ¤Ù’تÙيَن٠خَيْراً مّÙÙ†
جَنَّتÙÙƒÙŽ ÙˆÙŽÙŠÙØ±Ù’سÙÙ„ÙŽ عَلَيْهَا ØÙسْبَاناً مّÙÙ†ÙŽ السَّمَاء٠ÙÙŽØªÙØµÙ’Ø¨ÙØÙŽ صَعÙيداً
زَلَقاً
40. maka mudah-mudahan Tuhanku, akan memberi kepadaku (kebun) yang lebih baik dari pada kebunmu (ini); dan mudah-mudahan Dia mengirimkan keten- tuan (petir) dari langit kepada kebunmu; hingga (kebun itu) menjadi tanah yang licin; |
||
|
أَوْ ÙŠÙØµÙ’Ø¨ÙØÙŽ مَاؤÙهَا غَوْراً ÙÙŽÙ„ÙŽÙ† تَسْتَطÙيعَ لَه٠طَلَباً
41. atau airnya menjadi surut ke dalam tanah, maka sekali-kali kamu tidak dapat menemukannya lagiâ€. |
||
|
ÙˆÙŽØ£ÙØÙيطَ Ø¨ÙØ«ÙŽÙ…َرÙÙ‡Ù ÙَأَصْبَØÙŽ ÙŠÙÙ‚ÙŽÙ„Ù‘ÙØ¨Ù ÙƒÙŽÙَّيْه٠عَلَى مَا Ø£ÙŽÙ†ÙÙŽÙ‚ÙŽ ÙÙيهَا ÙˆÙŽÙ‡ÙÙŠÙŽ خَاوÙيَةٌ
عَلَى Ø¹ÙØ±ÙوشÙهَا ÙˆÙŽÙŠÙŽÙ‚Ùول٠يَا لَيْتَنÙÙŠ لَمْ Ø£ÙØ´Ù’رÙكْ Ø¨ÙØ±ÙŽØ¨Ù‘ÙÙŠ Ø£ÙŽØÙŽØ¯Ø§Ù‹
42. Dan harta kekayaannya dibinasakan; lalu ia membulak-balikkan kedua tangannya (tanda menyesal) terhadap apa yang ia telah belanjakan untuk itu, sedang pohon anggur itu roboh bersama para-paranya dan dia berkata: â€Aduhai kiranya dulu aku tidak mempersekutukan seorangpun dengan Tuhankuâ€. |
||
|
وَلَمْ تَكÙÙ† لَّهÙ
ÙÙØ¦ÙŽØ©ÙŒ ÙŠÙŽÙ†ØµÙØ±Ùونَه٠مÙÙ† دÙون٠اللَّه٠وَمَا كَانَ Ù…ÙÙ†ØªÙŽØµÙØ±Ø§Ù‹
43. Dan tidak ada bagi dia segolonganpun yang akan menolongnya selain Allah; dan sekali-kali ia tidak dapat membela dirinya. |
||
|
Ù‡ÙنَالÙÙƒÙŽ الْوَلَايَةÙ
Ù„Ùلَّه٠الْØÙŽÙ‚Ù‘Ù Ù‡ÙÙˆÙŽ خَيْرٌ ثَوَاباً وَخَيْرٌ عÙقْباً
44. Di sana pertolongan itu hanya dari Allah Yang Hak. Dia adalah sebaik- baik Pemberi pahala dan sebaik-baik Pemberi balasan. |
||
|
ÙˆÙŽØ§Ø¶Ù’Ø±ÙØ¨Ù’ Ù„ÙŽÙ‡ÙÙ… مَّثَلَ الْØÙŽÙŠÙŽØ§Ø©Ù
الدّÙنْيَا كَمَاء أَنزَلْنَاه٠مÙÙ†ÙŽ السَّمَاء٠Ùَاخْتَلَطَ بÙه٠نَبَات٠الْأَرْضÙ
ÙَأَصْبَØÙŽ Ù‡ÙŽØ´Ùيماً تَذْرÙوه٠الرّÙيَاØÙ وَكَانَ اللَّه٠عَلَى ÙƒÙلّ٠شَيْء٠مّÙÙ‚Ù’ØªÙŽØ¯ÙØ±Ø§Ù‹
45. Dan berilah perumpamaan kepada mereka (manusia), kehidupan dunia sebagai air hujan yang Kami turunkan dari langit, maka menjadi subur karenanya tumbuh-tumbuhan di muka bumi, kemudian tumbuh-tumbuhan itu menjadi kering yang diterbangkan oleh angin. Dan adalah Allah, Maha Kuasa atas segala sesuatu. |
||
|
الْمَال٠وَالْبَنÙونَ زÙينَة٠الْØÙŽÙŠÙŽØ§Ø©Ù الدّÙنْيَا وَالْبَاقÙÙŠÙŽØ§ØªÙ Ø§Ù„ØµÙ‘ÙŽØ§Ù„ÙØÙŽØ§ØªÙ
خَيْرٌ عÙندَ رَبّÙÙƒÙŽ ثَوَاباً وَخَيْرٌ أَمَلاً
46. Harta dan anak-anak adalah perhiasan kehidupan dunia tetapi amalan-amalan yang kekal lagi saleh adalah lebih baik pahalanya di sisi Tuhanmu serta lebih baik untuk menjadi harapan. |
||
|
وَيَوْمَ Ù†ÙØ³ÙŽÙŠÙ‘ÙØ±Ù Ø§Ù„Ù’Ø¬ÙØ¨ÙŽØ§Ù„ÙŽ وَتَرَى
الْأَرْضَ Ø¨ÙŽØ§Ø±ÙØ²ÙŽØ©Ù‹ ÙˆÙŽØÙŽØ´ÙŽØ±Ù’نَاهÙمْ Ùَلَمْ Ù†ÙØºÙŽØ§Ø¯Ùرْ Ù…ÙنْهÙمْ Ø£ÙŽØÙŽØ¯Ø§Ù‹
47. Dan (ingatlah) akan hari (yang ketika itu) Kami perjalankan gunung-gunung dan kamu akan dapat melihat bumi itu datar dan Kami kumpulkan seluruh manusia, dan tidak kami tinggalkan seorangpun dari mereka. |
||
|
ÙˆÙŽØ¹ÙØ±ÙضÙوا
عَلَى رَبّÙÙƒÙŽ صَÙّاً لَّقَدْ Ø¬ÙØ¦Ù’تÙÙ…Ùونَا كَمَا خَلَقْنَاكÙمْ أَوَّلَ مَرَّة٠بَلْ زَعَمْتÙمْ
أَلَّن نَّجْعَلَ Ù„ÙŽÙƒÙÙ… Ù…Ù‘ÙŽÙˆÙ’Ø¹ÙØ¯Ø§Ù‹
48. Dan mereka akan dibawa ke hadapan Tuhanmu dengan berbaris. Sesungguhnya kamu datang kepada Kami, sebagaimana Kami menciptakan kamu pada kali yang pertama; bahkan kamu mengatakan bahwa Kami sekali-kali tidak akan menetapkan bagi kamu waktu [883] (memenuhi) perjanjian. [883] Yang dimaksud dengan waktu di sini ialah hari berbangkit yang telah dijanjikan Allah untuk menerima balasan. |
||
|
ÙˆÙŽÙˆÙØ¶Ùعَ Ø§Ù„Ù’ÙƒÙØªÙŽØ§Ø¨Ù Ùَتَرَى Ø§Ù„Ù’Ù…ÙØ¬Ù’رÙÙ…Ùينَ
Ù…ÙØ´Ù’ÙÙÙ‚Ùينَ Ù…Ùمَّا ÙÙيه٠وَيَقÙولÙونَ يَا وَيْلَتَنَا مَال٠هَذَا Ø§Ù„Ù’ÙƒÙØªÙŽØ§Ø¨Ù
لَا ÙŠÙØºÙŽØ§Ø¯Ùر٠صَغÙيرَةً وَلَا كَبÙيرَةً Ø¥Ùلَّا Ø£ÙŽØÙ’صَاهَا وَوَجَدÙوا مَا عَمÙÙ„Ùوا
ØÙŽØ§Ø¶Ùراً وَلَا يَظْلÙم٠رَبّÙÙƒÙŽ Ø£ÙŽØÙŽØ¯Ø§Ù‹
49. Dan diletakkanlah kitab, lalu kamu akan melihat orang-orang bersalah ketakutan terhadap apa yang (tertulis) di dalamnya, dan mereka berkata: â€Aduhai celaka kami, kitab apakah ini yang tidak meninggalkan yang kecil dan tidak (pula) yang besar, melainkan ia mencatat semuanya; dan mereka dapati apa yang telah mereka kerjakan ada (tertulis). Dan Tuhanmu tidak menganiaya seorang juapunâ€. |
||
|
ÙˆÙŽØ¥ÙØ°Ù’ Ù‚Ùلْنَا Ù„ÙلْمَلَائÙÙƒÙŽØ©Ù Ø§Ø³Ù’Ø¬ÙØ¯Ùوا
Ù„ÙØ¢Ø¯ÙŽÙ…ÙŽ ÙَسَجَدÙوا Ø¥Ùلَّا Ø¥ÙØ¨Ù’Ù„Ùيسَ كَانَ Ù…ÙÙ†ÙŽ الْجÙنّ٠ÙÙŽÙَسَقَ عَنْ أَمْر٠رَبّÙÙ‡Ù
Ø£ÙŽÙÙŽØªÙŽØªÙ‘ÙŽØ®ÙØ°ÙÙˆÙ†ÙŽÙ‡Ù ÙˆÙŽØ°ÙØ±Ù‘Ùيَّتَه٠أَوْلÙيَاء Ù…ÙÙ† دÙونÙÙŠ ÙˆÙŽÙ‡Ùمْ Ù„ÙŽÙƒÙمْ
عَدÙوٌّ Ø¨ÙØ¦Ù’سَ Ù„ÙلظَّالÙÙ…Ùينَ بَدَلاً
50. Dan (ingatlah) ketika Kami berfirman kepada para malaikat: â€Sujudlah kamu kepada Adam [884], maka sujudlah mereka kecuali Iblis. Dia adalah dari golongan jin, maka ia mendurhakai perintah Tuhannya. Patutkah kamu mengambil dia dan turanan-turunannya sebagai pemimpin selain daripada-Ku, sedang mereka adalah musuhmu? Amat buruklah iblis itu sebagai pengganti (dari Allah) bagi orang-orang yang zalim. [884] lihat no. 36. |
||
|
مَا أَشْهَدتّÙÙ‡Ùمْ خَلْقَ السَّمَاوَاتÙ
وَالْأَرْض٠وَلَا خَلْقَ Ø£ÙŽÙ†ÙÙØ³ÙÙ‡Ùمْ وَمَا ÙƒÙÙ†ØªÙ Ù…ÙØªÙ‘ÙŽØ®ÙØ°ÙŽ Ø§Ù„Ù’Ù…ÙØ¶ÙلّÙينَ Ø¹ÙŽØ¶ÙØ¯Ø§Ù‹
51. Aku tidak menghadirkan mereka (iblis dan anak cucunya) untuk menyaksikan penciptaan langit dan bumi dan tidak (pula) penciptaan diri mereka sendiri; dan tidaklah Aku mengambil orang-orang yang menyesatkan itu sebagai penolong. |
||
|
وَيَوْمَ ÙŠÙŽÙ‚Ùول٠نَادÙوا Ø´ÙØ±ÙŽÙƒÙŽØ§Ø¦ÙÙŠÙŽ الَّذÙينَ زَعَمْتÙمْ ÙَدَعَوْهÙمْ
Ùَلَمْ يَسْتَجÙيبÙوا Ù„ÙŽÙ‡Ùمْ وَجَعَلْنَا بَيْنَهÙÙ… مَّوْبÙقاً
52. Dan (ingatlah) akan hari (yang ketika itu) Dia berfirman: â€Serulah olehmu sekalian sekutu-sekutu-Ku yang kamu katakan ituâ€. Mereka lalu memanggilnya tetapi sekutu-sekutu itu tidak membalas seruan mereka dan Kami adakan untuk mereka tempat kebinasaan (neraka). |
||
|
وَرَأَى Ø§Ù„Ù’Ù…ÙØ¬Ù’رÙÙ…Ùونَ
النَّارَ ÙَظَنّÙوا أَنَّهÙÙ… مّÙÙˆÙŽØ§Ù‚ÙØ¹Ùوهَا وَلَمْ ÙŠÙŽØ¬ÙØ¯Ùوا عَنْهَا مَصْرÙÙØ§Ù‹
53. Dan orang-orang yang berdosa melihat neraka, maka mereka meyakini, bahwa mereka akan jatuh ke dalamnya dan mereka tidak menemukan tempat berpaling dari padanya. |
||
|
وَلَقَدْ صَرَّÙْنَا ÙÙÙŠ هَذَا Ø§Ù„Ù’Ù‚ÙØ±Ù’آن٠لÙلنَّاس٠مÙÙ† ÙƒÙلّ٠مَثَل٠وَكَانَ
الْإÙنسَان٠أَكْثَرَ شَيْء٠جَدَلاً
54. Dan sesungguhnya Kami telah mengulang-ulangi bagi manusia dalam Al Qur'an ini bermacam-macam perumpamaan. Dan manusia adalah makhluk yang paling banyak membantah. |
||
|
وَمَا مَنَعَ النَّاسَ Ø£ÙŽÙ† ÙŠÙØ¤Ù’Ù…ÙÙ†Ùوا
Ø¥ÙØ°Ù’ جَاءهÙÙ…Ù Ø§Ù„Ù’Ù‡ÙØ¯ÙŽÙ‰ وَيَسْتَغْÙÙØ±Ùوا رَبَّهÙمْ Ø¥Ùلَّا Ø£ÙŽÙ† تَأْتÙÙŠÙŽÙ‡Ùمْ سÙنَّةÙ
الْأَوَّلÙينَ أَوْ يَأْتÙÙŠÙŽÙ‡ÙÙ…Ù Ø§Ù„Ù’Ø¹ÙŽØ°ÙŽØ§Ø¨Ù Ù‚ÙØ¨Ùلاً
55. Dam tidak ada sesuatupun yang menghalangi manusia dari beriman, ketika petunjuk telah datang kepada mereka, dan dari memohon ampun kepada Tuhannya, kecuali (keinginan menanti) datangnya hukum (Allah yang telah berlalu pada) umat-umat yang dahulu atau datangnya azab atas mereka dengan nyata. |
||
|
وَمَا Ù†ÙØ±Ù’سÙÙ„Ù Ø§Ù„Ù’Ù…ÙØ±Ù’سَلÙينَ
Ø¥Ùلَّا Ù…ÙØ¨ÙŽØ´Ù‘ÙØ±Ùينَ ÙˆÙŽÙ…ÙÙ†Ø°ÙØ±Ùينَ ÙˆÙŽÙŠÙØ¬ÙŽØ§Ø¯Ùل٠الَّذÙينَ ÙƒÙŽÙَرÙوا Ø¨ÙØ§Ù„ْبَاطÙÙ„Ù
Ù„ÙÙŠÙØ¯Ù’ØÙضÙوا بÙه٠الْØÙŽÙ‚Ù‘ÙŽ وَاتَّخَذÙوا آيَاتÙÙŠ وَمَا Ø£ÙÙ†Ø°ÙØ±Ùوا Ù‡ÙØ²Ùواً
56. Dan tidaklah Kami mengutus rasul-rasul hanyalah sebagai pembawa berita gembira dan sebagai pemberi peringatan; tetapi orang-orang yang kafir membantah dengan yang batil agar dengan demikian mereka dapat melenyap kan yang hak, dan mereka menganggap ayat-ayat kami dan peringatan- peringatan terhadap mereka sebagai olok-olokan. |
||
|
وَمَنْ
أَظْلَم٠مÙمَّن ذÙÙƒÙ‘ÙØ±ÙŽ Ø¨ÙØ¢ÙŠÙŽØ§ØªÙ رَبّÙÙ‡Ù Ùَأَعْرَضَ عَنْهَا وَنَسÙÙŠÙŽ مَا قَدَّمَتْ يَدَاهÙ
Ø¥Ùنَّا جَعَلْنَا عَلَى Ù‚ÙÙ„ÙوبÙÙ‡Ùمْ Ø£ÙŽÙƒÙنَّةً Ø£ÙŽÙ† ÙŠÙŽÙْقَهÙوه٠وَÙÙÙŠ آذَانÙÙ‡Ùمْ وَقْراً
ÙˆÙŽØ¥ÙÙ† تَدْعÙÙ‡Ùمْ Ø¥ÙÙ„ÙŽÙ‰ Ø§Ù„Ù’Ù‡ÙØ¯ÙŽÙ‰ ÙÙŽÙ„ÙŽÙ† يَهْتَدÙوا Ø¥ÙØ°Ø§Ù‹ أَبَداً
57. Dan siapakah yang lebih zalim dari pada orang yang telah diperingatkan dengan ayat-ayat Tuhannya lalu dia berpaling dari padanya dan melupakan apa yang telah dikerjakan oleh kedua tangannya? Sesungguhnya Kami telah meletakkan tutupan di atas hati mereka, (sehingga mereka tidak) memahaminya, dan (Kami letakkan pula) sumbatan di telinga mereka; dan kendatipun kamu menyeru mereka kepada petunjuk, niscaya mereka tidak akan mendapat petunjuk selama-lamanya. |
||
|
وَرَبّÙÙƒÙŽ
الْغَÙÙور٠ذÙÙˆ الرَّØÙ’مَة٠لَوْ ÙŠÙØ¤ÙŽØ§Ø®ÙذÙÙ‡ÙÙ… بÙمَا كَسَبÙوا لَعَجَّلَ Ù„ÙŽÙ‡ÙÙ…Ù
الْعَذَابَ بَل لَّهÙÙ… Ù…Ù‘ÙŽÙˆÙ’Ø¹ÙØ¯ÙŒ لَّن ÙŠÙŽØ¬ÙØ¯Ùوا Ù…ÙÙ† دÙونÙه٠مَوْئÙلاً
58. Dan Tuhanmulah yang Maha Pengampun, lagi mempunyai rahmat. Jika Dia mengazab mereka karena perbuatan mereka, tentu Dia akan menyegerakan azab bagi mereka. Tetapi bagi mereka ada waktu yang tertentu (untuk mendapat azab) yang mereka sekali-kali tidak akan menemukan tempat berlindung dari padanya. |
||
|
وَتÙلْكَ Ø§Ù„Ù’Ù‚ÙØ±ÙŽÙ‰ أَهْلَكْنَاهÙمْ لَمَّا ظَلَمÙوا وَجَعَلْنَا Ù„ÙمَهْلÙÙƒÙÙ‡ÙÙ…
Ù…Ù‘ÙŽÙˆÙ’Ø¹ÙØ¯Ø§Ù‹
59. Dan (penduduk) negeri telah Kami binasakan ketika mereka berbuat zalim, dan telah Kami tetapkan waktu tertentu bagi kebinasaan mereka. |
||
|
ÙˆÙŽØ¥ÙØ°Ù’ قَالَ Ù…Ùوسَى Ù„ÙÙَتَاه٠لَا أَبْرَØÙ ØÙŽØªÙ‘ÙŽÙ‰
Ø£ÙŽØ¨Ù’Ù„ÙØºÙŽ Ù…ÙŽØ¬Ù’Ù…ÙŽØ¹ÙŽ الْبَØÙ’رَيْن٠أَوْ أَمْضÙÙŠÙŽ ØÙÙ‚ÙØ¨Ø§Ù‹
60. Dan (ingatlah) ketika Musa berkata kepada muridnya [885]: â€Aku tidak akan berhenti (berjalan) sebelum sampai ke pertemuan dua buah lautan; atau aku akan berjalan sampai bertahun-tahunâ€. [885] Menurut ahli tafsir, murid Nabi Musa a.s. itu ialah Yusya 'bin Nun. |
||
|
Ùَلَمَّا بَلَغَا
مَجْمَعَ بَيْنÙÙ‡Ùمَا نَسÙيَا ØÙوتَهÙمَا Ùَاتَّخَذَ سَبÙيلَه٠ÙÙÙŠ الْبَØÙ’ر٠سَرَباً
61. Maka tatkala mereka sampai ke pertemuan dua buah laut itu, mereka lalai akan ikannya, lalu ikan itu melompat mengambil jalannya ke laut itu. |
||
|
Ùَلَمَّا جَاوَزَا قَالَ Ù„ÙÙَتَاه٠آتÙنَا غَدَاءنَا لَقَدْ Ù„ÙŽÙ‚Ùينَا Ù…ÙÙ† سَÙَرÙنَا
هَذَا نَصَباً
62. Maka tatkala mereka berjalan lebih jauh, berkatalah Musa kepada muridnya: â€Bawalah kemari makanan kita; sesungguhnya kita telah merasa letih karena perjalanan kita iniâ€. |
||
|
قَالَ أَرَأَيْتَ Ø¥ÙØ°Ù’ أَوَيْنَا Ø¥ÙÙ„ÙŽÙ‰ الصَّخْرَة٠ÙÙŽØ¥ÙنّÙÙŠ نَسÙيتÙ
الْØÙوتَ وَمَا أَنسَانÙيه٠إÙلَّا الشَّيْطَان٠أَنْ Ø£ÙŽØ°Ù’ÙƒÙØ±ÙŽÙ‡Ù وَاتَّخَذَ سَبÙيلَهÙ
ÙÙÙŠ الْبَØÙ’ر٠عَجَباً
63. Muridnya menjawab: â€Tahukah kamu tatkala kita mecari tempat berlindung di batu tadi, maka sesungguhnya aku lupa (menceritakan tentang) ikan itu dan tidak adalah yang melupakan aku untuk menceritakannya kecuali syaitan dan ikan itu mengambil jalannya ke laut dengan cara yang aneh sekaliâ€. |
||
|
قَالَ ذَلÙÙƒÙŽ مَا ÙƒÙنَّا نَبْغ٠Ùَارْتَدَّا عَلَى آثَارÙÙ‡Ùمَا
قَصَصاً
64. Musa berkata: â€Itulah (tempat) yang kita cariâ€. Lalu keduanya kembali, mengikuti jejak mereka semula. |
||
|
Ùَوَجَدَا عَبْداً مّÙنْ Ø¹ÙØ¨ÙŽØ§Ø¯Ùنَا آتَيْنَاه٠رَØÙ’مَةً Ù…Ùنْ
عÙندÙنَا وَعَلَّمْنَاه٠مÙÙ† لَّدÙنَّا عÙلْماً
65. Lalu mereka bertemu dengan seorang hamba di antara hamba-hamba Kami, yang telah Kami berikan kepadanya rahmat dari sisi Kami, dan yang telah Kami ajarkan kepadanya ilmu dari sisi Kami [886]. [886] Menurut ahli tafsir hamba di sini ialah Khidhr, dan yang dimaksud dengan rahmat di sini ialah wahyu dan kenabian. Sedang yang dimaksud dengan ilmu ialah ilmu tentang yang ghaib seperti yang akan diterangkan dengan ayat-ayat berikut. |
||
|
قَالَ Ù„ÙŽÙ‡Ù Ù…Ùوسَى هَلْ Ø£ÙŽØªÙ‘ÙŽØ¨ÙØ¹ÙÙƒÙŽ
عَلَى Ø£ÙŽÙ† ØªÙØ¹ÙŽÙ„Ù‘ÙÙ…ÙŽÙ†Ù Ù…Ùمَّا عÙلّÙمْتَ Ø±ÙØ´Ù’داً
66. Musa berkata kepada Khidhr: â€Bolehkah aku mengikutimu supaya kamu mengajarkan kepadaku ilmu yang benar di antara ilmu-ilmu yang telah diajarkan kepadamu?†|
||
|
قَالَ Ø¥Ùنَّكَ Ù„ÙŽÙ† تَسْتَطÙيعَ
مَعÙÙŠÙŽ صَبْراً
67. Dia menjawab: â€Sesungguhnya kamu sekali-kali tidak akan sanggup sabar bersama aku. |
||
|
وَكَيْÙÙŽ ØªÙŽØµÙ’Ø¨ÙØ±Ù عَلَى مَا لَمْ ØªÙØÙØ·Ù’ بÙÙ‡Ù Ø®ÙØ¨Ù’راً
68. Dan bagaimana kamu dapat sabar atas sesuatu, yang kamu belum mempunyai pengetahuan yang cukup tentang hal itu?†|
||
|
قَالَ
Ø³ÙŽØªÙŽØ¬ÙØ¯ÙÙ†ÙÙŠ Ø¥ÙÙ† شَاء Ø§Ù„Ù„Ù‘ÙŽÙ‡Ù ØµÙŽØ§Ø¨ÙØ±Ø§Ù‹ وَلَا أَعْصÙÙŠ Ù„ÙŽÙƒÙŽ أَمْراً
69. Musa berkata: â€Insya Allah kamu akan mendapati aku sebagai orang yang sabar, dan aku tidak akan menentangmu dalam sesuatu urusanpunâ€. |
||
|
قَالَ
ÙÙŽØ¥Ùن٠اتَّبَعْتَنÙÙŠ Ùَلَا تَسْأَلْنÙÙŠ عَن شَيْء٠ØÙŽØªÙ‘ÙŽÙ‰ Ø£ÙØÙ’Ø¯ÙØ«ÙŽ Ù„ÙŽÙƒÙŽ Ù…Ùنْه٠ذÙكْراً
70. Dia berkata: â€Jika kamu mengikutiku, maka janganlah kamu menanyakan kepadaku tentang sesuatu apapun, sampai aku sendiri menerangkannya kepadamuâ€. |
||
|
Ùَانطَلَقَا ØÙŽØªÙ‘ÙŽÙ‰ Ø¥ÙØ°ÙŽØ§ Ø±ÙŽÙƒÙØ¨ÙŽØ§ ÙÙÙŠ السَّÙÙينَة٠خَرَقَهَا قَالَ أَخَرَقْتَهَا
Ù„ÙØªÙغْرÙÙ‚ÙŽ أَهْلَهَا لَقَدْ Ø¬ÙØ¦Ù’تَ شَيْئاً Ø¥Ùمْراً
71. Maka berjalanlah keduanya, hingga tatkala keduanya menaiki perahu lalu Khidhr melobanginya. Musa berkata: â€Mengapa kamu melobangi perahu itu akibatnya kamu menenggelamkan penumpangnya?†Sesungguhnya kamu telah berbuat sesuatu kesalahan yang besar. |
||
|
قَالَ أَلَمْ Ø£ÙŽÙ‚Ùلْ Ø¥Ùنَّكَ
Ù„ÙŽÙ† تَسْتَطÙيعَ مَعÙÙŠÙŽ صَبْراً
72. Dia (Khidhr) berkata: â€Bukankah aku telah berkata: â€Sesungguhnya kamu sekali-kali tidak akan sabar bersama dengan akuâ€. |
||
|
قَالَ لَا ØªÙØ¤ÙŽØ§Ø®ÙذْنÙÙŠ بÙمَا نَسÙيت٠وَلَا
ØªÙØ±Ù’Ù‡ÙقْنÙÙŠ Ù…Ùنْ أَمْرÙÙŠ Ø¹ÙØ³Ù’راً
73. Musa berkata: â€Janganlah kamu menghukum aku karena kelupaanku dan janganlah kamu membebani aku dengan sesuatu kesulitan dalam urusankuâ€. |
||
|
Ùَانطَلَقَا ØÙŽØªÙ‘ÙŽÙ‰ Ø¥ÙØ°ÙŽØ§ Ù„ÙŽÙ‚Ùيَا غÙلَاماً ÙَقَتَلَهÙ
قَالَ أَقَتَلْتَ Ù†ÙŽÙْساً زَكÙيَّةً Ø¨ÙØºÙŽÙŠÙ’ر٠نَÙْس٠لَّقَدْ Ø¬ÙØ¦Ù’تَ شَيْئاً نّÙكْراً
74. Maka berjalanlah keduanya; hingga tatkala keduanya berjumpa dengan seorang anak, maka Khidhr membunuhnya. Musa berkata: â€Mengapa kamu membunuh jiwa yang bersih, bukan karena dia membunuh orang lain? Sesungguhnya kamu telah melakukan suatu yang mungkarâ€. |
||
|
قَالَ أَلَمْ Ø£ÙŽÙ‚ÙÙ„ لَّكَ Ø¥Ùنَّكَ Ù„ÙŽÙ† تَسْتَطÙيعَ مَعÙÙŠ صَبْراً
75. Khidhr berkata: â€Bukankah sudah kukatakan kepadamu, bahwa sesungguhnya kamu tidak akan dapat sabar bersamaku?†|
||
|
قَالَ Ø¥ÙÙ†
سَأَلْتÙÙƒÙŽ عَن شَيْء٠بَعْدَهَا Ùَلَا ØªÙØµÙŽØ§ØÙبْنÙÙŠ قَدْ بَلَغْتَ Ù…ÙÙ† لَّدÙنّÙÙŠ Ø¹ÙØ°Ù’راً
76. Musa berkata: â€Jika aku bertanya kepadamu tentang sesuatu sesudah (kali) ini, maka janganlah kamu memperbolehkan aku menyertaimu, sesungguhnya kamu sudah cukup memberikan uzur padakuâ€. |
||
|
Ùَانطَلَقَا ØÙŽØªÙ‘ÙŽÙ‰ Ø¥ÙØ°ÙŽØ§ أَتَيَا أَهْلَ قَرْيَة٠اسْتَطْعَمَا أَهْلَهَا Ùَأَبَوْا
Ø£ÙŽÙ† ÙŠÙØ¶ÙŽÙŠÙ‘ÙÙÙوهÙمَا Ùَوَجَدَا ÙÙيهَا Ø¬ÙØ¯ÙŽØ§Ø±Ø§Ù‹ ÙŠÙØ±Ùيد٠أَنْ يَنقَضَّ ÙَأَقَامَهÙ
قَالَ لَوْ Ø´ÙØ¦Ù’تَ لَاتَّخَذْتَ عَلَيْه٠أَجْراً
77. Maka keduanya berjalan; hingga tatkala keduanya sampai kepada penduduk suatu negeri, mereka minta dijamu kepada penduduk negeri itu, tetapi penduduk negeri itu tidak mau menjamu mereka, kemudian keduanya mendapatkan dalam negeri itu dinding rumah yang hampir roboh, maka Khidhr menegakkan dinding itu. Musa berkata: â€Jikalau kamu mau, niscaya kamu mengambil upah untuk ituâ€. |
||
|
قَالَ هَذَا ÙÙØ±ÙŽØ§Ù‚٠بَيْنÙÙŠ
وَبَيْنÙÙƒÙŽ سَأÙÙ†ÙŽØ¨Ù‘ÙØ¦ÙÙƒÙŽ Ø¨ÙØªÙŽØ£Ù’ÙˆÙيل٠مَا لَمْ ØªÙŽØ³Ù’ØªÙŽØ·ÙØ¹ عَّلَيْه٠صَبْراً
78. Khidhr berkata: â€Inilah perpisahan antara aku dengan kamu; kelak akan kuberitahukan kepadamu tujuan perbuatan-perbuatan yang kamu tidak dapat sabar terhadapnya. |
||
|
أَمَّا
السَّÙÙينَة٠Ùَكَانَتْ Ù„ÙمَسَاكÙينَ يَعْمَلÙونَ ÙÙÙŠ الْبَØÙ’ر٠Ùَأَرَدتّ٠أَنْ أَعÙيبَهَا
وَكَانَ وَرَاءهÙÙ… مَّلÙÙƒÙŒ ÙŠÙŽØ£Ù’Ø®ÙØ°Ù ÙƒÙلَّ سَÙÙينَة٠غَصْباً
79. Adapun bahtera itu adalah kepunyaan orang-orang miskin yang bekerja di laut, dan aku bertujuan merusakkan bahtera itu, karena di hadapan mereka ada seorang raja yang merampas tiap-tiap bahtera. |
||
|
وَأَمَّا الْغÙلَامÙ
Ùَكَانَ Ø£ÙŽØ¨ÙŽÙˆÙŽØ§Ù‡Ù Ù…ÙØ¤Ù’Ù…Ùنَيْن٠ÙَخَشÙينَا Ø£ÙŽÙ† ÙŠÙØ±Ù’Ù‡ÙÙ‚ÙŽÙ‡Ùمَا Ø·ÙØºÙ’يَاناً ÙˆÙŽÙƒÙÙْراً
80. Dan adapun anak muda itu, maka keduanya adalah orang-orang mu'min, dan kami khawatir bahwa dia akan mendorong kedua orang tuanya itu kepada kesesatan dan kekafiran. |
||
|
Ùَأَرَدْنَا Ø£ÙŽÙ† ÙŠÙØ¨Ù’دÙÙ„ÙŽÙ‡Ùمَا رَبّÙÙ‡Ùمَا خَيْراً مّÙنْه٠زَكَاةً وَأَقْرَبَ Ø±ÙØÙ’Ù…Ø§Ù‹
81. Dan kami menghendaki, supaya Tuhan mereka mengganti bagi mereka dengan anak lain yang lebih baik kesuciannya dari anaknya itu dan lebih dalam kasih sayangnya (kepada ibu bapaknya). |
||
|
وَأَمَّا Ø§Ù„Ù’Ø¬ÙØ¯ÙŽØ§Ø±Ù Ùَكَانَ Ù„ÙØºÙلَامَيْن٠يَتÙيمَيْن٠ÙÙÙŠ الْمَدÙينَةÙ
وَكَانَ تَØÙ’تَه٠كَنزٌ لَّهÙمَا وَكَانَ أَبÙوهÙمَا ØµÙŽØ§Ù„ÙØØ§Ù‹ Ùَأَرَادَ رَبّÙÙƒÙŽ أَنْ ÙŠÙŽØ¨Ù’Ù„ÙØºÙŽØ§
Ø£ÙŽØ´ÙØ¯Ù‘ÙŽÙ‡Ùمَا ÙˆÙŽÙŠÙŽØ³Ù’ØªÙŽØ®Ù’Ø±ÙØ¬ÙŽØ§ كَنزَهÙمَا رَØÙ’مَةً مّÙÙ† رَّبّÙÙƒÙŽ وَمَا ÙَعَلْتÙÙ‡Ù
عَنْ أَمْرÙÙŠ ذَلÙÙƒÙŽ تَأْوÙيل٠مَا لَمْ ØªÙŽØ³Ù’Ø·ÙØ¹ عَّلَيْه٠صَبْراً
82. Adapun dinding rumah adalah kepunyaan dua orang anak yatim di kota itu, dan di bawahnya ada harta benda simpanan bagi mereka berdua, sedang ayahnya adalah seorang yang saleh, maka Tuhanmu menghendaki agar supaya mereka sampai kepada kedewasaannya dan mengeluarkan simpanannya itu, sebagai rahmat dari Tuhanmu; dan bukanlah aku melakukannya itu menurut kemauanku sendiri. Demikian itu adalah tujuan perbuatan-perbuatan yang kamu tidak dapat sabar terhadapnyaâ€. |
||
|
وَيَسْأَلÙونَكَ
عَن ذÙÙŠ الْقَرْنَيْن٠قÙلْ سَأَتْلÙÙˆ عَلَيْكÙÙ… مّÙنْه٠ذÙكْراً
83. Mereka akan bertanya kepadamu (Muhammad) tentang Dzulkarnain. Katakanlah: â€Aku akan bacakan kepadamu cerita tantangnyaâ€. |
||
|
Ø¥Ùنَّا مَكَّنَّا Ù„ÙŽÙ‡Ù ÙÙÙŠ الْأَرْض٠وَآتَيْنَاه٠مÙÙ† ÙƒÙلّ٠شَيْء٠سَبَباً
84. Sesungguhnya Kami telah memberi kekuasaan kepadanya di (muka) bumi, dan Kami telah memberikan kepadanya jalan (untuk mencapai) segala sesuatu, |
||
|
Ùَأَتْبَعَ سَبَباً
85. maka diapun menempuh suatu jalan. |
||
|
ØÙŽØªÙ‘ÙŽÙ‰ Ø¥ÙØ°ÙŽØ§ بَلَغَ Ù…ÙŽØºÙ’Ø±ÙØ¨ÙŽ Ø§Ù„Ø´Ù‘ÙŽÙ…Ù’Ø³Ù ÙˆÙŽØ¬ÙŽØ¯ÙŽÙ‡ÙŽØ§ ØªÙŽØºÙ’Ø±ÙØ¨Ù ÙÙÙŠ عَيْن٠ØÙŽÙ…ÙØ¦ÙŽØ©Ù
وَوَجَدَ عÙندَهَا قَوْماً Ù‚Ùلْنَا يَا ذَا الْقَرْنَيْن٠إÙمَّا Ø£ÙŽÙ† ØªÙØ¹ÙŽØ°Ù‘ÙØ¨ÙŽ ÙˆÙŽØ¥Ùمَّا Ø£ÙŽÙ† ØªÙŽØªÙ‘ÙŽØ®ÙØ°ÙŽ
ÙÙيهÙمْ ØÙسْناً
86. Hingga apabila dia telah sampai ketempat terbenam matahari, dia melihat matahari terbenam [887] di dalam laut yang berlumpur hitam, dan dia mendapati di situ segolongan umat [888]. Kami berkata: â€Hai Dzulkarnain, kamu boleh menyiksa atau boleh berbuat kebaikan [889] terhadap mereka. [887] Maksudnya: sampai ke pantai sebelah barat di mana Dzulqarnain melihat matahari sedang terbenam. [888] Ialah umat yang tidak beragama. [889] yaitu dengan menyeru mereka kepada beriman. |
||
|
قَالَ أَمَّا Ù…ÙŽÙ† ظَلَمَ ÙَسَوْÙÙŽ Ù†ÙØ¹ÙŽØ°Ù‘ÙØ¨ÙÙ‡Ù Ø«Ùمَّ ÙŠÙØ±ÙŽØ¯Ù‘٠إÙÙ„ÙŽÙ‰ رَبّÙÙ‡Ù
ÙÙŽÙŠÙØ¹ÙŽØ°Ù‘ÙØ¨Ùه٠عَذَاباً نّÙكْراً
87. Berkata Dzulkarnain: â€Adapun orang yang aniaya, maka kami kelak akan mengazabnya, kemudian dia kembalikan kepada Tuhannya, lalu Tuhan mengazabnya dengan azab yang tidak ada taranya. |
||
|
وَأَمَّا مَنْ آمَنَ وَعَمÙÙ„ÙŽ ØµÙŽØ§Ù„ÙØØ§Ù‹ Ùَلَه٠جَزَاء
الْØÙسْنَى وَسَنَقÙول٠لَه٠مÙنْ أَمْرÙنَا ÙŠÙØ³Ù’راً
88. Adapun orang-orang yang beriman dan beramal saleh, maka baginya pahala yang terbaik sebagai balasan, dan akan kami titahkan kepadanya (perintah) yang mudah dari perintah-perintah kamiâ€. |
||
|
Ø«Ùمَّ أَتْبَعَ سَبَباً
89. Kemudian dia menempuh jalan (yang lain). |
||
|
ØÙŽØªÙ‘ÙŽÙ‰
Ø¥ÙØ°ÙŽØ§ بَلَغَ Ù…ÙŽØ·Ù’Ù„ÙØ¹ÙŽ Ø§Ù„Ø´Ù‘ÙŽÙ…Ù’Ø³Ù ÙˆÙŽØ¬ÙŽØ¯ÙŽÙ‡ÙŽØ§ ØªÙŽØ·Ù’Ù„ÙØ¹Ù عَلَى قَوْم٠لَّمْ نَجْعَل لَّهÙÙ… مّÙÙ†
دÙونÙهَا Ø³ÙØªÙ’راً
90. Hingga apabila dia telah sampai ke tempat terbit matahari (sebelah Timur) dia mendapati matahari itu menyinari segolongan umat yang Kami tidak menjadikan bagi mereka sesuatu yang melindunginya dari (cahaya) matahari [890] itu, [890] Menurut sebagian ahli tafsir bahwa golongan yang ditemui Dzulqarnain itu adalah umat yang miskin. |
||
|
كَذَلÙÙƒÙŽ وَقَدْ Ø£ÙŽØÙŽØ·Ù’نَا بÙمَا Ù„ÙŽØ¯ÙŽÙŠÙ’Ù‡Ù Ø®ÙØ¨Ù’راً
91. demikianlah. dan sesungguhnya ilmu Kami meliputi segala apa yang ada padanya. |
||
|
Ø«Ùمَّ أَتْبَعَ
سَبَباً
92. Kemudian dia menempuh suatu jalan (yang lain lagi). |
||
|
ØÙŽØªÙ‘ÙŽÙ‰ Ø¥ÙØ°ÙŽØ§ بَلَغَ بَيْنَ السَّدَّيْن٠وَجَدَ Ù…ÙÙ† دÙونÙÙ‡Ùمَا قَوْماً
لَّا يَكَادÙونَ ÙŠÙŽÙْقَهÙونَ قَوْلاً
93. Hingga apabila dia telah sampai di antara dua buah gunung, dia mendapati di hadapan kedua bukit itu suatu kaum yang hampir tidak mengerti pembicaraan [891]. [891] Maksudnya: mereka mereka tidak bisa memahami bahasa orang lain, karena bahasa mereka amat jauh bedanya dari bahasa yang lain, dan merekapun tidak dapat menerangkan maksud mereka dengan jelas karena kekurangan kecerdasan mereka. |
||
|
قَالÙوا يَا ذَا الْقَرْنَيْن٠إÙنَّ يَأْجÙوجَ وَمَأْجÙوجَ
Ù…ÙÙÙ’Ø³ÙØ¯Ùونَ ÙÙÙŠ الْأَرْض٠Ùَهَلْ نَجْعَل٠لَكَ خَرْجاً عَلَى Ø£ÙŽÙ† تَجْعَلَ بَيْنَنَا وَبَيْنَهÙمْ
سَدّاً
94. Mereka berkata: â€Hai Dzulkarnain, sesungguhnya Ya'juj dan Ma'juj [892] itu orang-orang yang membuat kerusakan di muka bumi, maka dapatkah kami memberikan sesuatu pembayaran kepadamu, supaya kamu membuat dinding antara kami dan mereka?†[892] Ya'juj dan Ma'juj ialah dua bangsa yang membuat kerusakan di muka bumi, sebagai yang telah dilakukan oleh bangsa Tartar dan Mongol. |
||
|
قَالَ مَا مَكَّنّÙÙŠ ÙÙيه٠رَبّÙÙŠ خَيْرٌ ÙَأَعÙينÙونÙÙŠ بÙÙ‚Ùوَّة٠أَجْعَلْ بَيْنَكÙمْ
وَبَيْنَهÙمْ رَدْماً
95. Dzulkarnain berkata: â€Apa yang telah dikuasakan oleh Tuhanku kepadaku terhadapnya adalah lebih baik, maka tolonglah aku dengan kekuatan (manusia dan alat-alat), agar aku membuatkan dinding antara kamu dan mereka, |
||
|
آتÙونÙÙŠ Ø²ÙØ¨ÙŽØ±ÙŽ Ø§Ù„Ù’ØÙŽØ¯Ùيد٠ØÙŽØªÙ‘ÙŽÙ‰ Ø¥ÙØ°ÙŽØ§ سَاوَى بَيْنَ الصَّدَÙَيْنÙ
قَالَ انÙÙØ®Ùوا ØÙŽØªÙ‘ÙŽÙ‰ Ø¥ÙØ°ÙŽØ§ جَعَلَه٠نَاراً قَالَ آتÙونÙÙŠ Ø£ÙÙÙ’Ø±ÙØºÙ’ Ø¹ÙŽÙ„ÙŽÙŠÙ’Ù‡Ù Ù‚ÙØ·Ù’راً
96. berilah aku potongan-potongan besiâ€. Hingga apabila besi itu telah sama rata dengan kedua (puncak) gunung itu, berkatalah Dzulkarnain: â€Tiuplah (api itu)â€. Hingga apabila besi itu sudah menjadi (merah seperti) api, diapun berkata: â€Berilah aku tembaga (yang mendidih) agar aku kutuangkan ke atas besi panas ituâ€. |
||
|
Ùَمَا اسْطَاعÙوا Ø£ÙŽÙ† يَظْهَرÙوه٠وَمَا اسْتَطَاعÙوا لَه٠نَقْباً
97. Maka mereka tidak bisa mendakinya dan mereka tidak bisa (pula) melobanginya. |
||
|
قَالَ هَذَا رَØÙ’مَةٌ مّÙÙ† رَّبّÙÙŠ ÙÙŽØ¥ÙØ°ÙŽØ§ جَاء وَعْد٠رَبّÙÙŠ جَعَلَه٠دَكَّاء وَكَانَ وَعْد٠رَبّÙÙŠ
ØÙŽÙ‚ّاً
98. Dzulkarnain berkata: â€Ini (dinding) adalah rahmat dari Tuhanku, maka apabila sudah datang janji Tuhanku, Dia akan menjadikannya hancur luluh; dan janji Tuhanku itu adalah benarâ€. |
||
|
وَتَرَكْنَا بَعْضَهÙمْ ÙŠÙŽÙˆÙ’Ù…ÙŽØ¦ÙØ°Ù ÙŠÙŽÙ…Ùوج٠ÙÙÙŠ بَعْض٠وَنÙÙÙØ®ÙŽ ÙÙÙŠ الصّÙورÙ
ÙَجَمَعْنَاهÙمْ جَمْعاً
99. Kami biarkan mereka di hari itu [893] bercampur aduk antara satu dengan yang lain, kemudian ditiup lagi [894] sangkakala, lalu Kami kumpulkan mereka itu semuanya, [893] Maksudnya: Di hari kehancuran dunia yang dijanjikan oleh Allah. [894] Maksudnya: tiupan yang kedua yaitu tiupan sebagai tanda kebangkitan dari kubur dan pengumpulan ke padang Mahsyar, sedang tiupan yang pertama ialah tiupan kehancuran alam ini. |
||
|
وَعَرَضْنَا جَهَنَّمَ ÙŠÙŽÙˆÙ’Ù…ÙŽØ¦ÙØ°Ù لّÙلْكَاÙÙØ±Ùينَ عَرْضاً
100. dan Kami nampakkan Jahannam pada hari itu [895] kepada orang-orang kafir dengan jelas, [895] Pada hari makhluk di padang Mahsyar dikumpulkan. |
||
|
الَّذÙينَ كَانَتْ أَعْيÙÙ†ÙÙ‡Ùمْ ÙÙÙŠ ØºÙØ·ÙŽØ§Ø¡ عَن ذÙكْرÙÙŠ وَكَانÙوا لَا يَسْتَطÙيعÙونَ
سَمْعاً
101. yaitu orang-orang yang matanya dalam keadaan tertutup dari memperhatikan tanda-tanda kebesaran-Ku, dan adalah mereka tidak sanggup mendengar. |
||
|
Ø£ÙŽÙÙŽØÙŽØ³Ùبَ الَّذÙينَ ÙƒÙŽÙَرÙوا Ø£ÙŽÙ† ÙŠÙŽØªÙ‘ÙŽØ®ÙØ°Ùوا Ø¹ÙØ¨ÙŽØ§Ø¯ÙÙŠ Ù…ÙÙ† دÙونÙÙŠ
أَوْلÙيَاء Ø¥Ùنَّا أَعْتَدْنَا جَهَنَّمَ Ù„ÙلْكَاÙÙØ±Ùينَ Ù†ÙØ²Ùلاً
102. maka apakah orang-orang kafir menyangka bahwa mereka (dapat) mengambil hamba-hamba-Ku menjadi penolong selain Aku? Sesungguhnya Kami telah menyediakan neraka Jahannam tempat tinggal bagi orang-orang kafir. |
||
|
Ù‚Ùلْ هَلْ Ù†ÙÙ†ÙŽØ¨Ù‘ÙØ¦ÙÙƒÙمْ Ø¨ÙØ§Ù„ْأَخْسَرÙينَ
أَعْمَالاً
103. Katakanlah: â€Apakah akan Kami beritahukan kepadamu tentang orang-orang yang paling merugi perbuatannya?†|
||
|
الَّذÙينَ ضَلَّ سَعْيÙÙ‡Ùمْ ÙÙÙŠ الْØÙŽÙŠÙŽØ§Ø©Ù الدّÙنْيَا ÙˆÙŽÙ‡Ùمْ ÙŠÙŽØÙ’سَبÙونَ أَنَّهÙمْ
ÙŠÙØÙ’Ø³ÙÙ†Ùونَ صÙنْعاً
104. Yaitu orang-orang yang telah sia-sia perbuatannya dalam kehidupan dunia ini, sedangkan mereka menyangka bahwa mereka berbuat sebaik-baiknya. |
||
|
Ø£ÙولَئÙÙƒÙŽ الَّذÙينَ ÙƒÙŽÙَرÙوا Ø¨ÙØ¢ÙŠÙŽØ§ØªÙ رَبّÙÙ‡Ùمْ ÙˆÙŽÙ„ÙقَائÙÙ‡Ù
ÙÙŽØÙŽØ¨Ùطَتْ أَعْمَالÙÙ‡Ùمْ Ùَلَا Ù†ÙÙ‚Ùيم٠لَهÙمْ يَوْمَ الْقÙيَامَة٠وَزْناً
105. Mereka itu orang-orang yang telah kufur terhadap ayat-ayat Tuhan mereka dan (kufur terhadap) perjumpaan dengan Dia [896], maka hapuslah amalan- amalan mereka, dan Kami tidak mengadakan suatu penilaian bagi (amalan) mereka pada hari kiamat. [896] Maksudnya: tidak beriman kepada pembangkitan di hari kiamat, hisab dan pembalasan. |
||
|
ذَلÙÙƒÙŽ جَزَاؤÙÙ‡Ùمْ
جَهَنَّم٠بÙمَا ÙƒÙŽÙَرÙوا وَاتَّخَذÙوا آيَاتÙÙŠ ÙˆÙŽØ±ÙØ³ÙÙ„ÙÙŠ Ù‡ÙØ²Ùواً
106. Demikianlah balasan mereka itu neraka Jahannam, disebabkan kekafiran mereka dan disebabkan mereka menjadikan ayat-ayat-Ku dan rasul-rasul-Ku sebagai olok-olok. |
||
|
Ø¥Ùنَّ الَّذÙينَ آمَنÙوا
وَعَمÙÙ„Ùوا Ø§Ù„ØµÙ‘ÙŽØ§Ù„ÙØÙŽØ§ØªÙ ÙƒÙŽØ§Ù†ÙŽØªÙ’ Ù„ÙŽÙ‡Ùمْ جَنَّات٠الْÙÙØ±Ù’Ø¯ÙŽÙˆÙ’Ø³Ù Ù†ÙØ²Ùلاً
107. Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan beramal saleh, bagi mereka adalah surga Firdaus menjadi tempat tinggal, |
||
|
Ø®ÙŽØ§Ù„ÙØ¯Ùينَ
ÙÙيهَا لَا يَبْغÙونَ عَنْهَا ØÙوَلاً
108. mereka kekal di dalamnya, mereka tidak ingin berpindah dari padanya. |
||
|
Ù‚ÙÙ„ لَّوْ كَانَ الْبَØÙ’Ø±Ù Ù…ÙØ¯ÙŽØ§Ø¯Ø§Ù‹ لّÙÙƒÙŽÙ„Ùمَات٠رَبّÙÙŠ
Ù„ÙŽÙ†ÙŽÙÙØ¯ÙŽ Ø§Ù„Ù’Ø¨ÙŽØÙ’ر٠قَبْلَ Ø£ÙŽÙ† تَنÙَدَ ÙƒÙŽÙ„Ùمَات٠رَبّÙÙŠ وَلَوْ Ø¬ÙØ¦Ù’نَا بÙÙ…ÙØ«Ù’Ù„Ùه٠مَدَداً
109. Katakanlah: Sekiranya lautan menjadi tinta untuk (menulis) kalimat-kalimat Tuhanku, sungguh habislah lautan itu sebelum habis (ditulis) kalimat-kalimat Tuhanku, meskipun Kami datangkan tambahan sebanyak itu (pula)â€. |
||
|
Ù‚Ùلْ
Ø¥Ùنَّمَا أَنَا بَشَرٌ Ù…Ù‘ÙØ«Ù’Ù„ÙÙƒÙمْ ÙŠÙÙˆØÙŽÙ‰ Ø¥Ùلَيَّ أَنَّمَا Ø¥ÙÙ„ÙŽÙ‡ÙÙƒÙمْ Ø¥ÙÙ„ÙŽÙ‡ÙŒ وَاØÙدٌ ÙÙŽÙ…ÙŽÙ† كَانَ يَرْجÙÙˆ
Ù„Ùقَاء رَبّÙÙ‡Ù Ùَلْيَعْمَلْ عَمَلاً ØµÙŽØ§Ù„ÙØØ§Ù‹ وَلَا ÙŠÙØ´Ù’رÙكْ Ø¨ÙØ¹Ùبَادَة٠رَبّÙه٠أَØÙŽØ¯Ø§Ù‹
110. Katakanlah: Sesungguhnya aku ini manusia biasa seperti kamu, yang diwahyukan kepadaku: â€Bahwa sesungguhnya Tuhan kamu itu adalah Tuhan yang Esaâ€. Barangsiapa mengharap perjumpaan dengan Tuhannya, maka hendaklah ia mengerjakan amal yang saleh dan janganlah ia mempersekutukan seorangpun dalam beribadat kepada Tuhannyaâ€. |
||







